Minggu, 08 November 2009

Mitsubishi Lancer 2001
Sang Futuristik Ekstrim Berbasis Lancer.......


Ekstrim...! mungkin kata yang secara kontan terucap ketika melihat kreasi modifikasi yang satu ini. Tampil sangat mencolok dalam gelaran Djarum Back Autoblackthrough seri Jogjakarta (31 Mei - 1 Juni 2008), "alien" yang diklaim berbasis rangka orisinil Lancer lansiran 2001 ini telah diakui sang empunya sebagai kandidat terkuat peraih titel terbaik kontes bertajuk "The Hottest Hi-Tech Modified Motor Show" tersebut. "Kita memang ngejar The King mas," ungkap Beny sang kreator.


Dengan proses pengerjaan selama 3 bulan, mobil bertema futuristik yang dikerjakan di Bengkel Formula Group ini tak ayal menjadi pusat perhatian para pengunjung yang hadir di gedung JEC, Jogjakarta. Berukuran ekstra panjang sekitar 4 meter dengan tampilan yang kokoh dan garang berbahan baku plat galvanis dan fiber custom (interior), Beny yang juga menjadi salah satu anggota Option ini pun mengaku kalau dari sektor rangka (chasis) dan mesin masih tetap memasang versi orisinilnya.


"Memang kita main di full body custom dan suspensi Pneumatik, sedangkan dari sektor mesin sama chasis kita masih pake yang asli punya," tukas Beny (29) sedikit santai. Dan tidak hanya itu saja kelebihan dari sang alien biru ini...! Ditopang suspensi udara yang menyokong velg Vork Bersaglion 20 inch (9,5X10,5") terbungkus ban Toyo Proxes (245/35/20 depan & 275/30/20 belakang) mobil yang pada kap depan dan bagasi mengaplikasikan sistem sama dengan kaki-kaki ini, juga dapat bergerak lincah bak menari ke atas bawah hanya dengan menaikturunkan tuas penggerak terintegrasi dalam sebuah kontrol berbentuk gamepad.

Dengan dukungan seperangkat audio mumpuni pada sektor ICE seperti aplikasi Pioneer p-9 + DEQ, 7 buah Speaker Simbion, 5 buah Monitor, 5 buah Power Precison DCX dan 6 subwoofer Precision, lengkaplah sudah eksistensi alien show car hasil gawean sang modifikator Benny yang pada kabin kemudi telah disulap sang kreator menjadi konsol kemudi tengah yang tentunya hanya bisa ditunggangi oleh satu orang pengemudi tersebut.

"Kesulitan paling besar sih dalam pengerjaan body dan suspensi udara di kap sama bagasi, trus kalau ditanya soal daily use, mobil ini masih bisa dipake sehari-hari mas, cuman satu aja sih musuhnya kalau sedang dikendarai, yaitu hujan..." tukasnya sembari tersenyum.




Djarum Black Motodify 2008 Palembang (26-27 April 2008) : “Seni Goresan Full Realis Honda C 800”


Tampil sebagai pemenang kategori The Hottest Airbrush Realis dalam Djarum Black Palembang (26-27/04) kemarin rupanya tak lantas membuat sang owner, Aditya (28) puas dengan hasil yang sudah diperoleh. Keinginan untuk mengubah tampilan sang Honda Grand C800 ini justru semakin terlintas meski karyanya sudah diakui sebagai yang terbaik. Hal ini tak lain disebabkan karena sang owner merasa belum maksimal dalam menunjukan seni goresan full realis yang diterapkan di setiap jengkal sudut motor warisan ayahnya ini.

“Sebenernya sih kita masih merasa kurang maksimal aja dalam menunjukkan sentuhan airbrush realis yang ga cuman di luar saja tetapi juga sebenernya sampai ke sudut-sudut dalam mas, rencana sih tahun depan kita bakal bikin bodynya ini bisa terbuka sehingga karya airbrush yang ada di dalam bisa kelihatan,” tukas Aditya di akhir acara.

Well, kreasi yang membutuhkan waktu satu setengah tahun sebelum diikutsertakan dalam kontes Motodify ini memang menampilkan seni realis yang tidak tanggung-tanggung. Detail sapuan airbrush bernuansa “kehidupan neraka” ini memang sangat rinci dan rapih hingga jika melongok ke bidang dalam spakbor, mesin dan chasis, pemetaaan konsep pun terskema penuh secara hampir menyeluruh.

Berawal dari keinginannya untuk melestarikan motor warisan ayahnya ini, Aditya memutuskan untuk membuatnya beda dan lebih masa kini. Dengan trend airbrush yang saat ini sedang digemari di kota Palembang, Aditya memutuskan untuk memberi sentuhan seni bernilai tinggi dalam tunggangan Honda lansiran tahun 84-nya ini. Dan yap dengan mengusung konsep ‘kehidupan neraka’, Aditya dengan motor warisannya ini berhasil menyabet gelar sebagai The Hottest Realist Airbrush di ajang kontes Djarum Black Motodify 2008 seri kedua di kota Palembang.

“Ide awal membuat konsep neraka ini karena kita melihat kebanyakan airbrush realis cenderung banyak menampilkan nuansa surga seperti malaikat dan sebagainya. Ya makanya biar beda kita buat konsep bernuansa kehidupan neraka, dan selain itu biar agak seram juga sih,” ujar Aditya sedikit menambahkan. Projek yang menghabiskan kocek sekitar 7 jutaan ini rupanya tidak menghentikan niat Adit untuk berhenti sampai disini. Aditya sebelumnya pun memang sudah memiliki niat untuk melakukan rombakan pada body dan bagian bagian tertutup lain, agar karya realisnya bisa lebih dinikmati oleh orang banyak.


copas
__________________
-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-


Hasil modifikasi mio sporti tampil di kontes dengan merebut beberapa juara di berbagai event, spesifikasi modif : Ban depan 120/14, Ban Belakang 140/14, Rem Cakram belakan double Disc kanan - kiri, seluruh body original di ganti full custom, cover crangkas brembo, consul box, spion custom, cover dop, handle adjustable
Menyabet Juara I dalam acara kontest memperingati Ulang Tahun Mio Club Depok ( MCD ) ke 2